Sabtu, 17 Oktober 2015

Revolusi Mental dalam Dunia Sepakbola Indonesia



Pengertian Revolusi mental

Revolusi Mental (RM) itu merujuk dari konsep revolusi, yakni suatu perubahan drastis yang bersifat progres. Dalam rentang waktu lima tahun atau satu dekade, apakah praksis RM
akan dapat terwujud (diterjemahkan dalam tindakan) dan mendulang hasil sebagaimana yang diharapkan? Ini bukan revolusi politik atau kudeta (praktis dan memungkinkan terjadi/berhasil), akan tetapi revolusi mental.Dalam pengertian Revolusi yaitu perubahan mendasar dalam struktur kekuatan yang terjadi dalam periode yang singkat, sedangkan mental adalah cara berpikir untuk belajar dan mengetahui situasi dan kondisi. Jadi revolusi mental yaitu merubah cara berpikir manusia / mental seseorang untuk berubah kearah yang lebih maju

Sedangkan pada kali ini saya akan membahas revolusi mental dalam dunia persepakbolaan di Indonesia.

    Sepakbola indonesia sudah puluhan tahun lamanya minim prestasi. Jangankan untuk turnamen sekelas Asia, dalam turnamen antar regional Asia tenggara saja Sepakbola indonesia selalu tahkluk, bahkan tak mampu melampaui musuh bebuyutannya,malaysia.Padahal kita semua tahu, di era 70an dulu indonesia lah yang memperkenalkan olahraga sepakbola kepada Jepang. Namun lihatlah sekarang, sepakbola jepang telah jauh berkembang meninggalkan indonesia. sedangkan negara-negara kecil seperti myanmar,filiphine,dan timor leste, bakal menyamai derajat sepakbola indonesia di masa depan nanti.Penyebabnya adalah semua yang berhubungan dengan sepakbola indonesia, baik itu pengurus PSSI, pelatih, dan pesepakbola indonesia,tidak pernah mau untuk belajar. Belajar dari pengalaman dan terlebih lagi belajar dari yang namanya kekalahan.Contoh-contoh yang menunjukkan bahwa semua elemen dalam sepakbola indonesia tidak akan pernah maju jelas sekali telah terlihat dan tergambarkan. Seperti pembinaan pemain usia dini, yang habis manis sepah di buang, atau setelah berprestasi lalu tenggelam tanpa ada kejelasan jenjang berikutnya, dengan di iming-imingi janji-janji manis. Juga seperti yang terjadi pada kompetisi tertinggi indonesia yang bernama ISL, yang penyelenggaraannya terkesan amat di paksakan. sebuah club yang tidak memiliki home base atau home base yang di nilai tidak layak, di wajibkan untuk berpindah home base ke daerah lain. Sedangkan jelas-jelas masih banyak club yang tetap bermain di ISL dengan kondisi stadion yang sangat buruk

    Dengan 2 faktor itu saja, sudah sangat berpengaruh bagi keterpurukan sepakbola indonesia. apalagi dengan faktor-faktor lainnya, seperti labilnya tingkat kedewasaan suporter yang masih saja bertingkah anarki. Oleh karena itu dunia sepakbola kita perlu revolusi mental, berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah seperti membekuan PSSI sebgai badan sepakbola Indonesia, memang ada positifnya dan ada juga negatifnya.Positifnya dengan membekukan nya pssi maka sepakbola indonesia pun berhenti dan disini perlu instropeksi diri dari pssinya untuk mempaerbaiki kredibilitas sebagai badan sepak bola indonesia dan perlunya ada transparan apapun itu bentuknya agar masyarakat indonesia tahu sedangkan  untuk club-club pun harus adanya perbaikan dalam  hal keuangan dan sarana prasarananya agar sepak bola indonesia tidak cuma hanya jalan tapi juga baik dalam hal keuangan dan sarana dan prasarananya .Sedangkan Negatifnya yaitu merugikan negara dalam hal kancah internasional, kita tahu bahwa jika pssi di bekukan maka otomatis indonesia pun terkena sanksi dari fifa yang menyebabkan indonesia tidak dapat tampil di kancah internasional. Tapi jika semua sudah di perbaiki maka fifa pun memperbolehkan/mencabut kembali sanksi fifanya .Jadi menurut saya keputusan pemerintah  dinilai sudah tepat karena dunia sepakbola indonesia perlua adanya revolusi mental agar sepak bola indonesia menjadi lebih baik lagi dan menjadi negara yang ditakuti lawan lawan di dunia internasional




1 komentar: